Banyak orang mengejar kekayaan untuk bisa bahagia. Setidaknya dengan anda kaya, bisa memenuhi kebutuhan hidup. Tidak hanya itu, dapat membeli fasilitas hidup yang lebih layak, lepas dari hutang, dan lain sebagainya.

Segala beban hidup yang pernah menimpanya telah sirna. Berbagai nyinyir dan olok-olok yang selalu dikirimkan kepadanya saat anda miskin, telah hilang. Seiring anda berhasil membuktikan bahwa anda bisa jadi orang kaya. Seharusnya saat ini anda telah bahagia.

Namun jika dalam kondisi super berkecukupan ini anda belum bahagia. Bisa jadi ada yang salah dalam mindset anda. Dulu ketika anda hidup dalam keterbatasan, bisa jadi anda tidak bahagia.

Mau Bahagia? Yaa Harus Kaya


Kebutuhan hidup tidak terpenuhi. Fasilitas hidup yang minim. Ditagih hutang kesana kemari, dan berbagai kesusahan lainnya.


Namun jika sekarang semua kebutuhan sudah terpenuhi dengan porsi yang super cukup, dan anda belum merasakan kebahagiaan. Seperti saya telah katakan sebelumnya. Bisa jadi ada yang salah dengan mindset anda.


Kekayaan dalam penafsiran secara umum adalah memiliki uang yang banyak. Bisa membeli apapun yang dimaui. Aset bejibun, perusahaan beromset triliunan. Wisata keliling dunia, punya jet pribadi, dan lain sebagainya.

Namun ada yang lebih substantif dari itu. Sesuatu yang intrinsik berada dalam diri anda. Ibarat software yang mengolah berbagai data dalam otak anda. Hal inilah yang disebut dengan mental kaya.

Mental kaya adalah serangkaian keyakinan, persepsi dan perspektif anda dalam memaknai kekayaan. Ketika anda memiliki mental kaya, maka akan bisa mensyukuri dan menikmati kekayaan anda.

Anda merasa diberkati oleh Tuhan, dan anda selalu merasa berkecukupan. Anda tidak pusing akan urusan-urusan sepele. Anda suka berbagi berkat dan kebahagiaan bersama orang lain.

Anda tidak takut kehilangan harta anda. Karena sadar dan yakin bahwa anda berada dalam kondisi berkecukupan dalam kondisi apapun.

Namun jika anda memiliki mental miskin. Maka anda cenderung selalu merasa kekurangan. Takut kehilangan, pelit untuk berbagi. Mudah pusing dengan urusan sepele, mudah merasa terhina, dan lain sebagainnya. Sebesar apapun jumlah harta anda.

Bagaimana caranya mencapai kehidupan yang bahagia ?? Satu-satunya jalan adalah harus memiliki MENTAL KAYA. Sehingga bisa menikmati kekayaan anda seraya mensyukuri hidup anda.

Mental kaya bisa berasal secara alami dari pola asuh yang diberikan oleh orang tua. Atau jika anda sekarang menyadari, bahwa ternyata anda memiliki mental miskin.

Ada baiknya anda mulai menata ulang keyakinan-keyakinan anda tentang kekayaan. Termasuk juga berdamai dengan masa lalu anda. Sehingga anda bisa bahagia ditengah kekayaan anda.

Semoga bermanfaat…

Salam sukses bahagia…

+Oktastika Badai Nirmala+
Ahli reparasi semangat